Jumat, 17 Mei 2013

m y b i r t h d a y :)


Kemarin.. kemarinnya hari kemarin kemarin itu adalah hari ulangtahunku,, awalnya sih sungguh belum ingin menginjak hari itu. Tapi, aku bisa apa sih ? emang aku bisa menghentikan waktu? Nggak. Bisa diam saja di satu hari yang ga akan menginjak hari ulangtahun ku? Nggak juga. Okey, walaupun pada awalnya aku tidak ingin berada dihari itu, tapi pada kenyataannya aku bisa ngejalanin hari itu.
Memang hal apa yang tidak diinginkan saat hari itu? Sungguh, akupun tak tau apa jawabnya, akupun memang tidak mengerti apa yang aku inginkan, terlalu abstrak. Tapi, Tuhan mungkin tau. Yaps! Tuhan tau apa aja yang aku inginkan, tapi apa.. Tuhan ga akan ngasih apa yang kita inginkan kalau kita ga ada usaha untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkan itu. Tuhan pasti ngasih apa yang kita butuhkan dulu. Walaupun mungkin kalau dirasakan, apa yang dibutuhkan sepertinya belum Ia jamah. Jadi, bisa apa sih kita? Ya terus berdoa aja. Dan hal ini tidak pernah absen dan tidak pernah bosan disisipkan didalam setiap doaku..
Hari ulangtahun, tidak lepas dari ucapan selamat dan doa-doa yang terlontar dari orang-orang yang dikenal, maupun mungkin yang tidak dikenal. Ucapan dan doa yang diaminkan di dunia nyata maupun di dunia maya. Orang yang pertama kali mengucapkan selamat mungkin akan menjadi sesuatu yang special buat yang ulangtahun. Tapi saat seseorang yang diharapkan untuk mengucapkan dan mendoakan untuk pertama kali pada kenyataannya malah tidak mengucapkan apapun. Sedih? Mungkin. Padahal di hari itu bertemu, aku disana, dihadapannya, hanya bisa berpositif thinking ria. Oh, mungkin dia memang tidak atau belum tau hari itu aku berulangtahun, mungkin dia belum buka facebooknya untuk melihat siapa saja yang ulangtahun saat itu. Saat itu terlalu banyak kemungkinan yang dimungkin-mungkinkan.
Disebelah dia duduk, seseorang yang hari ulangtahunnya hanya berbeda dua hari dengan ku. Saat itu, dia menjabat tangannya, mungkin sedang mengucapkan ulangtahun. Aku saat itu tidak ingin melihat mukanya dan tidak ingin mendengar apapun yang diucapkannya saat berjabat tangan dengan orang lain. Dan sedikit berharap setelah dia menjabat tangan yang lain, dia akan menjabat tanganku. Mencari kesibukan agar tidak melihat dan tidak mendengar yang ada di depanku, iya. Tapi, memang saat di situasi itu, disana sedang tidak hening, tidak sepi, banyak teman-teman yang lain. Jadi, aku tidak perlu mendengar yang mungkin tidak harus aku dengar.
Dan saat masih berpositif thinking ria, hanya bisa berpikir.. oh, mungkin dia juga nanti mengucapkan ulangtahun padaku. Masa iya yang dua hari lalu ulangtahun aja masih diucapin selamat dan dijabat tangannya sedangkan orang yang sedang berulangtahun di hari itu ga diberikan sekedar ucapan selamat atau doa. Tapi, memang kenyataan kadang dan seringkali tidak sesuai dengan apa yang dipikirkan. Dia tidak mengucapkan apapun. Sedikitpun. Aku malah sedikit menyesal karna hari itu aku memberikan senyuman termanisku dan pandangan-pandangan yang beberapa kali terhenti padanya. Pandangan antara aku dan dia. Aku bisa apa lagi sih, Tuhan? :’)
Saat akan bubar, aku masih menunggu. Masih menunggu untuk diberikan ucapan, hanya sekedar ucapan. Tapi, zonk. Ga habis pikir dan aku lagi-lagi hanya bisa berpositif thinking. Oh, mungkin nanti dia akan mengucapkan lewat dunia maya. Tapi, zonk lagi. Nyesek? Iya. Dan lagi-lagi aku menyesalkan sesuatu. Dulu, aku mengucapkan ulangtahun untuknya, malam hari, malam sebelum hari ulangtahunnya berakhir. Aku menunggu malam hanya untuk dapat bisa menjadi orang yang terakhir mengucapkan ulangtahun padanya. Ada timbal baliknya? Nggak. Nggak sedikitpun. Sekedar ucapan terimakasih? Nggak juga. Akupun tidak mengerti, kenapa harus melakukan hal itu. Rasanya terlalu bodoh. Sungguh, tidak ada keuntungannya. Tapi, apapun yang dilakukan ga boleh mengharapkan imbalan kan? Hanya kalimat itu yang bisa mengembalikan moodku saat itu.

Tapi, hari itu tidak se-zonk yang terjadi ataupun yang dipikirkan. Saat itu, malam harinya ada doa Rosario. Walaupun yang berada disana banyak yang tidak mengetahui saat itu aku berulangtahun (sebagian ada yang tau) dan saat-saat acara sudah berakhir, ada yang mengingatkan, aku dan salah satu yang hari kemarinnya berulangtahun juga tetap didoakan. Ucapan selamat dan doa yang berhamburan, itu sudah membuatku terharu dan senang. Walaupun tidak ada dia disana.
Nyanyian selamat ulangtahun, lilin putih yang biasa dipakai saat mati lampu, wish, doa, ucapan selamat, jabatan tangan dan yang terakhir The Gel*s. sederhana. aah Terimakasih banyaak :”)
Malam itu, sampai dirumah jam setengah sepuluh malam. Cukup lelah hari itu. aku berpikir, ah mungkin sampai dirumah pun tidak akan ada apapun. Sampai rumah, masuk kamar, ganti baju, keluar kamar, ngecharge handphone.. daaaaaaaaann.. “selamat ulangtahun kami ucapkan………” saat itu hanya Mama yang nyanyi :’) karna mungkin yang lain memang sudah ngantuk dan sedikit terganggu tidurnya karna mau mengucapkan dan mendoakan untukku :’D
Saat itu, sangat terharu. Kenapa? Karna biasanya aku yang menyiapkan apapun kalau salah satu orang dirumah berulangtahun, dan tahun-tahun sebelumnya walaupun aku selalu menyiapkan untuk yang lain, saat ulangtahunku tidak ada yang memberikan kejutan kecil apapun. dulu, hanya sekedar ucapan-ucapan yang terlalu sederhana. Miris? Nggak. Aku emang ga pernah nuntut apapun. Walaupun mungkin hati kecilku berkata hal yang lain.
Blackforest, enam batang lilin ulangtahun yang kecil dan berwarna-warni. Akhirnya air matapun tak bisa dibendung, terharu. Rasanya tidak pernah merasakan hal ini. Pelukan hangat, ucapan, dan doa dari orangtua, kakak, adik. Memang itu yang sangat aku butuhkan saat itu.
Terimakasih Tuhan atas bertambahnya umurku. Aku tidak ingin menyebutkan umurnya. Rasanya sudah dewasa.. dewasa di umur, tapi sangat-sangat belum dewasa dalam perilaku.
Tolong di jamah apapun doa-doa dan harapan-harapan yang baik, Ya, Tuhan. Walaupun aku selalu tau apapun yang akan Engkau berikan itu adalah apa yang aku sedang butuhkan. Bukan apa yang aku inginkan 
________________________________________________ditulis saat ingin menulis~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar