Senin, 02 September 2013

Senyum dulu hari ini..



Itu merupakan satu kalimat yang dia lontarkan padaku secara tidak langsung. Dia seseorang yang sangat baik pada siapapun, dia selalu berusaha untuk bisa memberikan senyuman pada siapapun dan bisa membuat siapapun tersenyum.
Aku tahu, dia seperti itu karena memang dia orang yang ramah bahkan terlalu ramah dan berusaha untuk ramah pada apapun dan siapapun yang ada sekitarnya. Dia memang pernah bertanya pada dirinya sendiri apakah menyebar cinta dimana-mana itu salah ? dan dia pun berpikir lagi tentang hal itu.
Dia terlalu baik, sangat baik pada orang lain. Dia selalu dapat mengingatkan hal-hal yang baik pada siapapun, entah mengingatkan untuk tetap berdoa, untuk belajar ikhlas dan masih banyak lagi hal-hal positif yang dapat dia berikan pada orang lain.
Mungkin bahasa dan kalimatnya sedikit berat dan apapun kalimat yang dia lontarkan harus benar-benar dicerna agar mendapatkan arti yang sesungguhnya dia mengerti dan pikirkan. Begitulah dia, mungkin semua itu efek dia duduk di bangku kuliah jurusan bahasa indonesia.
Mungkin kalau aku tidak bertanya pada yang lain tentang hal itu, aku bisa-bisa semakin memberikan harapan yang tidak pasti untuk diri sendiri. Dan aku sangat bersyukur ada seorang teman yang memberitahu kalau kalimat itu pernah dia dapatkan juga darinya. Dan aku menyimpulkan kalau kalimat itu memang dia lontarkan kepada semua dan banyak orang.
Apa jadinya kalau orang yang menerima kalimat itu malah berpikir ke arah yang lain dan yang lebih jauh lagi ? apakah dia tidak pernah berpikir ke arah sana? Dan aku pernah menanyakan hal itu padanya. Tapi, apa jawabannya ??!?!!!?!?!?
saya kan hanya bersikap baik, cuma disalah artikan | makanya kasih pengertian, biar ga ada yang salah pengertian | kalo ga bertanya ya gimana bisa ngasih pengertian? | ga harus tunggu ditanya kali, namanya juga pengertian, kan kita sendiri yang mau ngasih perhatian, jadi kita sendiri yang harus kasih pengertian | hmmm saya kan ngasih perhatian dengan alasan baik.. tidak berfikir lebih.. kalo mengartikan lebih dari sekedar yang saya berikan,, yang salah siapa? | yaudah sih ga ada yang salah, mungkin feel nya aja yang salah. emang ini lagi nyari yang salah ya? | lah justru karena saya yang harus menjelaskan kan? jadi saya jelaskan bahwa saya hanya untuk berbuat baik... menyapa.. dan berinteraksi.. | iya betul, tapi mungkin apa yang dijelasin ga nyampe ke orang yang dikasih perhatian kalo ga ada penjelasan | berarti memang harus ada interaksi lebih jauh lagi kan, supaya bisa menjelaskan | betuuuuuul tapi kalo ada yang salah mengartikan gimana ya? | tinggal di jelasin lebih lanjut.. tapi dibawa santai.. | berarti jangan lelah untuk menjelaskan yaa | ……………………………………….
Satu hal yang membuat aku bisa mengerti adalah karena memang dia sangat antusias ingin menjadi seorang Pastor. Aku memang tidak mengetahuinya secara langsung, tapi secara tidak langsung orang yang hanya melihatnya dari luar pun mungkin bisa mengatakan dan berpikir ke arah yang sama. Kecintaannya pada Tuhan melebihi apapun, dan wanita satu-satunya dan selamanya untuknya adalah Bunda. Mengetahui hal itu, entah harus senang atau sedih, dan harus selalu ingat, kalau hidup itu adalah pilihan. Mungkin pada awalnya ada beberapa orang yang akan sulit memilih pilihan yang ada dengan memikirkan berbagai hal negatif ke depannya atau sebaliknya. Tapi, apapun yang akan terjadi di depan, entah itu hal positif maupun negatif tetap saja harus dijalani bukan? Dengan selalu menyertai-Nya di dalam setiap kerikil-kerikil kehidupan, apapun rintangan yang terjadi akan mudah untuk dijalani, dengan tidak lupa untuk terus bersyukur kepada-Nya.
Sedikitnya, itu yang aku tahu, mungkin yang aku tahu ini hanya secuil dari apa yang banyak sekali yang ada pada dirinya. Tapi, apakah aku harus mengetahui semuanya? Jawabannya tidak. Disini aku hanya bisa berdoa untuknya dan memberikan semangat agar apapun yang dia lakukan dan apapun yang dipilihnya tidak menjadi suatu penyesalan dan benar-benar menjadi pilihan yang terbaik dalam hidupnya.
Aku pernah bercerita padanya tentang hal lain yang mungkin dia akan mengetahui bagaimana baik dan buruknya dan seperti apa teori yang sebenarnya. Lagi-lagi ada saja kalimat yang selalu saja bisa membuat aku mengangguk tanda setuju. Walaupun banyak juga kalimatnya yang terkadang aku balas dengan pendapat yang berbeda dengan pendapatnya.
Harus belajar ikhlas dan mendoakan yang terbaik untuk orang lain. ”Yang pasti masih bisa di doakan yang baik kan?” begitu katanya.
Selalu saja ada kalimat yang menyentuh hatiku.
Dia selalu mempunyai caranya sendiri untuk mengekspresikan apa yang dipikirkannya.
Kita memang manusia yang terpilih untuk sekedar mengingatkan orang lain untuk tidak lupa tersenyum hari ini.
Mungkin dia memang seseorang yang dipilih oleh Tuhan untuk dapat membuat orang-orang di sekeliling tidak lupa untuk tersenyum dalam menghadapi apapun.
Enough. Jangan pernah lupa untuk tersenyum :)